Tawuran Pecah di Jalan Raya Bogor, Bupati Rudy Susmanto Pastikan Korban Dapat Perawatan

Kab.Bogor | Bogor UpToDate.com

Aksi tawuran antarkelompok terjadi di Jalan Raya Jakarta-Bogor, kawasan Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis, 27 Agustus 2026 dini hari.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah aksi kelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran berlangsung di ruas jalan utama yang menghubungkan Bogor dan Jakarta. Kejadian itu juga sempat terekam dan beredar di media sosial.

Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung memastikan kondisi korban setelah mendapat informasi mengenai kejadian tersebut. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis di RSUD Cibinong.

Rudy menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan memastikan korban memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Menurutnya, aksi tawuran tidak hanya membahayakan para pelaku, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat lain yang sedang menggunakan jalan.

Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya aksi kekerasan, khususnya yang melibatkan kalangan remaja dan anak muda.

Polisi Amankan Sejumlah Pemuda dan Senjata Tajam

Sementara itu, aparat kepolisian langsung melakukan penanganan terhadap aksi tawuran tersebut. Petugas mengamankan tiga orang pemuda yang diduga berkaitan dengan kejadian.

Selain itu, polisi turut menyita tujuh senjata tajam jenis celurit sebagai barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan.

Kasat Samapta Polres Bogor AKP Yogi Nugraha mengatakan, petugas sempat melakukan pengejaran terhadap kelompok yang terlibat tawuran. Sebagian besar pengendara sepeda motor yang berada di lokasi kemudian melarikan diri.

“Pelaku sempat kejar-kejaran di Jalan Jakarta-Bogor dan yang kabur sebanyak 200 sepeda motor,” ujar Yogi.

Ketiga pemuda yang diamankan beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Mako Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Pemkab Bogor Dorong Pencegahan Tawuran

Bupati Rudy Susmanto mengingatkan pentingnya peran keluarga, lingkungan masyarakat, serta berbagai pihak dalam mencegah aksi tawuran.

Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan ruang untuk melakukan berbagai kegiatan positif agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial dan tetap menjaga situasi keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kasus tawuran tersebut kini masih ditangani pihak kepolisian untuk mengetahui lebih lanjut pihak-pihak yang terlibat serta motif di balik aksi tersebut. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *