Stasiun Bogor Bakal Direvitalisasi, Jalur Kereta hingga Lido Cigombong Masuk Rencana Aktivasi

Kota Bogor | Bogor UpToDate.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI membahas rencana pengembangan layanan dan fasilitas perkeretaapian di Kota Bogor. Salah satu agenda utama yang dibahas yakni revitalisasi Stasiun Bogor serta rencana mengaktifkan kembali layanan kereta api dari Bogor hingga Lido Cigombong.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor dengan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin beserta jajarannya di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, pada Kamis, 20 Agustus 2026. Informasi mengenai rencana tersebut disampaikan pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pertemuan tersebut membahas pengembangan fasilitas dan layanan kereta api di Kota Bogor, dengan revitalisasi Stasiun Bogor menjadi salah satu perhatian utama.

Menurut Bobby, revitalisasi diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api. Selain itu, Stasiun Bogor diharapkan dapat dikembangkan menjadi salah satu ikon Kota Bogor.

“Terutama kita melakukan revitalisasi Stasiun Bogor,” ujar Bobby dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut baik pembahasan bersama PT KAI tersebut. Ia menyebut pengembangan kawasan perkeretaapian tidak hanya berkaitan dengan bangunan Stasiun Bogor, tetapi juga mencakup penataan kawasan di sekitar stasiun dan Alun-Alun Kota Bogor.

Selain penataan kawasan, Pemkot Bogor dan PT KAI turut membahas rencana aktivasi kembali jalur kereta api dari Bogor menuju Lido Cigombong. Rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Dedie mengatakan, Pemkot Bogor akan menyiapkan dukungan yang dibutuhkan untuk merealisasikan pengembangan tersebut, termasuk penyediaan aset serta sarana dan prasarana pendukung.

Pemkot Bogor dan PT KAI juga berencana melakukan nota kesepahaman (MoU) untuk mendukung penataan kawasan Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor. Penataan tersebut diarahkan agar kawasan stasiun menjadi lebih tertata, nyaman, dan memiliki karakter yang kuat sebagai bagian dari Kota Bogor.

Rencana aktivasi jalur Bogor-Lido Cigombong menjadi perhatian karena jalur tersebut berpotensi memberikan pilihan transportasi berbasis kereta bagi masyarakat di kawasan Bogor dan sekitarnya.

Dengan adanya revitalisasi Stasiun Bogor serta rencana pengembangan layanan hingga Lido Cigombong, Pemkot Bogor dan PT KAI berharap konektivitas transportasi publik dapat semakin baik sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan. (Sel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *