Tradisi Ngabuburit di Bogor, Menanti Azan Magrib dengan Suasana Sejuk Kota Hujan

Bogor, Tradisi21 Dilihat
banner 468x60

Bogor | Bogor UpToDate.com

Memasuki hari pertama Ramadan, suasana sore di sejumlah ruas jalan Kota Bogor terpantau masih relatif lengang pada siang hingga menjelang sore hari. Aktivitas kendaraan belum menunjukkan peningkatan signifikan seperti hari-hari berikutnya di bulan puasa.

banner 336x280

Namun, memasuki sekitar pukul 16.30 WIB, arus kendaraan mulai bertambah dan beberapa titik penjualan takjil perlahan dipadati warga. Masyarakat tampak mulai berburu hidangan berbuka puasa di lapak-lapak yang berjejer di pinggir jalan.

Fenomena yang populer disebut “war takjil” ini kembali menjadi momen khas setiap awal Ramadan. Meski belum terlalu membludak, antrean pembeli mulai terlihat di beberapa lokasi strategis.

Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah titik di Bogor semakin ramai oleh warga yang menjalankan tradisi ngabuburit. Kegiatan menunggu azan Magrib ini menjadi momen favorit untuk bersantai, berburu takjil, hingga berkumpul bersama keluarga dan sahabat.

Aneka jajanan seperti kolak pisang, es buah, gorengan, pastel, risol, hingga kurma tersaji berjejer rapi di meja-meja pedagang. Beberapa pembeli terlihat memilih dengan cermat menu favorit mereka sebelum kehabisan.

Ngabuburit bukan sekadar aktivitas menunggu waktu berbuka, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan di bulan suci. Sejumlah komunitas di Bogor turut memanfaatkan momen ini dengan menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil gratis kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Menjelang Magrib, sejumlah pemuda tampak membagikan ratusan paket makanan kepada pengendara motor dan sopir angkutan umum. Aksi tersebut menjadi wujud kepedulian dan solidaritas di bulan Ramadan, sekaligus menambah hangat suasana hari pertama puasa di Kota Bogor. (Redi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *