Kebakaran Landa Deretan Pertokoan Suryakencana Bogor, 15 Armada Damkar Diterjunkan

Bogor | Bogor UpToDate.com

Kebakaran melanda sejumlah rumah toko (ruko) di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026) dini hari. Insiden tersebut menghanguskan satu bangunan ruko dan berdampak pada dua ruko lainnya.

Besarnya kobaran api membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra untuk mengendalikan situasi. Sebanyak 15 unit kendaraan pemadam kebakaran gabungan dari Kota dan Kabupaten Bogor dikerahkan ke lokasi guna memadamkan api sekaligus mencegah penjalaran ke bangunan lain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 01.30 WIB. Api yang muncul dari salah satu ruko dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya karena posisi pertokoan yang saling berdempetan.

Bangunan yang terdampak diketahui digunakan untuk usaha toko sepeda, toko mainan, serta toko alat tulis dan kelontong. Banyaknya barang yang mudah terbakar di dalam bangunan turut mempercepat penyebaran api.

Petugas menghadapi sejumlah kendala saat berupaya menjangkau titik api, terutama karena akses masuk ke bagian dalam ruko terhalang pintu, teralis besi, serta kondisi bangunan bertingkat. Untuk menjangkau bagian atas bangunan, petugas juga menggunakan mobil tangga pemadam kebakaran.

Diduga Akibat Korsleting Listrik

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang meninjau lokasi kejadian, menyampaikan bahwa dugaan awal kebakaran berkaitan dengan instalasi listrik yang sudah tua dan kurang terawat.

Kondisi tersebut diduga memicu hubungan pendek arus listrik atau korsleting yang menimbulkan percikan api. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Dedie juga menyoroti keberadaan material yang mudah terbakar di dalam ruko, termasuk barang berbahan plastik, mainan, alat tulis, serta baterai sepeda listrik yang diduga dapat mempercepat proses pembakaran.

Ia mengimbau para pemilik usaha, khususnya yang menempati bangunan lama di kawasan pertokoan Suryakencana, untuk memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala guna mengurangi risiko kebakaran.

Petugas Lakukan Pemadaman dan Pendinginan

Proses penanganan berlangsung selama beberapa jam karena petugas harus memastikan api di bagian dalam bangunan benar-benar padam. Setelah pemadaman, proses pendinginan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Akibat kejadian tersebut, satu ruko dilaporkan terbakar habis, sedangkan dua ruko lainnya turut terdampak. Secara keseluruhan, terdapat tiga ruko yang terdampak langsung dalam peristiwa tersebut.

Aktivitas di sekitar lokasi juga sempat terganggu karena akses jalan perlu dibatasi untuk mendukung mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran dan menjaga keselamatan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pemilik bangunan dan pelaku usaha untuk memperhatikan keamanan instalasi listrik, memastikan akses darurat tidak terhalang, serta menyediakan sarana penanggulangan kebakaran sesuai kebutuhan.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pertokoan padat dengan bangunan yang saling berdekatan. Pemeriksaan instalasi listrik secara rutin diharapkan dapat membantu mencegah kejadian serupa terulang. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *