Air Kolam di Cibadung Gunung Sindur Sempat Berubah Merah, Sampel Dibawa ke Laboratorium

Bogor | Bogor UpToDate.com

Warga Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dibuat heboh setelah air sebuah kolam di wilayah tersebut sempat berubah warna menjadi merah.

Fenomena tersebut terekam dalam video dan kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar kolam. Bahkan, beberapa warga tampak mengambil air yang berwarna merah menggunakan wadah dan galon.

Informasi mengenai perubahan warna air tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna bersama Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi kolam.

Namun, saat petugas tiba di lokasi, air kolam sudah kembali berwarna normal seperti biasanya.

Menurut keterangan yang diterima pihak kepolisian dari Ketua RW setempat, perubahan warna air tersebut berlangsung relatif singkat, yakni sekitar 30 menit hingga satu jam pada Minggu (20/9/2026). Perubahan warna disebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 11.30 atau 12.00 WIB.

“Berdasarkan informasi dari ketua RW memang ada perubahan warna. Tapi itu memang tadi sebentar saja, sekitar setengah jam atau sejam,” ujar AKP Ucup.

Sementara itu, Kepala Desa Cibadung, Badri, membenarkan adanya informasi mengenai perubahan warna air tersebut. Ia mengaku tidak melihat langsung saat air berwarna merah karena ketika dirinya mendatangi lokasi, kondisi air sudah kembali normal.

Untuk mengetahui penyebab perubahan warna tersebut, pemerintah desa mengambil sampel air dari kolam dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Badri mengatakan, penyebab fenomena tersebut sebaiknya diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan ilmiah dan tidak langsung dikaitkan dengan dugaan yang belum terbukti.

“Sudah saya hubungi DLH, sampel air juga sudah saya ambil, biar nanti dicek di lab. Hasilnya apa, kandungannya apa, nanti ketahuan sebenarnya apa yang terjadi,” ujarnya.

Hingga Senin (21/9/2026), air kolam dilaporkan telah kembali ke kondisi normal. Sementara penyebab pasti perubahan warna air masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan air tersebut untuk konsumsi sebelum ada kepastian mengenai kandungan dan keamanannya. (Sel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *